Aldwin Harap Kunjungan Advokat Jepang ke KAI Bisa Tingkatkan Kompetensi Lawyer Masing-Masing Negara

Aldwin Harap Kunjungan Advokat Jepang ke KAI Bisa Tingkatkan Kompetensi Lawyer Masing-Masing Negara

Kongres Advokat Indonesia (KAI) menerima kunjungan Gunma Bar Association, Jepang di kantor DPP KAI, Kebon Sirih, Kamis (30/3). Ada sekitar 10 orang pimpinan organisasi advokat dari Jepan tersebut, di antaranya, Makoto Fujikura, Hisao Shimada, Takumi Saito, Tomoyuki Suzuki, Hiroki Kodaira, Masahiro Inamo, Takeshi Kanai, Satoshi Sumiya, Akio Otsuka dan Tomoyuki Tsuji.

Sementara pada kesempatan tersebut, perwakilan dari KAI sendiri hadir jajaran pengurus DPP, Presiden Tjoetjoe Sanjaya Harnanto, Sekjen Aprilia Supalianto, Vice Presiden Luthfi Yazid, Bendahara Umum Aldwin Rahadian dan Wasekjen Hendry Indraguna.

Para lawyer negeri Sakura tersebut memiliki minat yang cukup tinggi untuk mengetahui sistem peradilan dan advokat di tanah air. Selain itu juga, mengingat kerjasama kedua negara sudah terjalin cukup lama, para advokat Jepang tersebut ingin bertukar informasi di bidang hukum dengan KAI.

Menurut penjelasan pimpinan Gunma Bar Association, di Jepang, untuk menjadi seorang advokat, maka ia harus lulus bar exam atau ujian advokat yang diselenggarakan oleh Mahkamah Agung Jepang.

Akan tetapi uniknya, seleksi untuk menjadi seorang advokat adalah bersamaan dengan seleksi untuk menjadi hakim maupun jaksa. Setelah seseorang dinyatakan lulus ujian, maka ia harus mengikuti pendidikan selama setahun setengah, setelah itu yang bersangkutan akan diputuskan oleh sebuah lembaga berwenang apakah lebih cocok menjadi seorang advokat, hakim atau jaksa.

Aldwin Harap Kunjungan Advokat Jepang ke KAI Bisa Tingkatkan Kompetensi Lawyer Masing-Masing Negara

Pada intinya di Jepang, ketiga profesi tersebut (pengacara, jaksa dan hakim) masuknya melalui “satu pintu” yang dikenal dengan bar exam. Itulah para profesional di ketiga sektor hukum tersebut memahami betul profesi masing-masing demi tegaknya hukum dan keadilan di negeri matahari terbit itu.

Bendahara Umum KAI Aldwin Rahadian sendiri berharap kerjasama advokat kedua negara ini bisa membangun sinergitas positif di segala aspek, termasuk dalam mempersiapkan era perdagangan bebas antar kedua negara. “Saya berharap kunjungan advokat Jepang ini bisa menambah pengetahuan regulasi dan hukum di masing-masing negara, menambah kompetensi advokatnya dalam hal penanganan masalah terkait kerjasama atau investasi di kedua negara, antara Jepang dan Indonesia,” tutur Aldwin melalui pesan singkat.

Kunjungan para lawyer Jepang ini merupakan kunjungan kehormatan setelah sebelumnya, KAI menyambangi Federation of Bar Association (Nichibenren) Jepang pada akhir 2016 lalu.

Related Posts

Leave a Reply